Tampilkan postingan dengan label today say. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label today say. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Februari 2012

Tak terasa



apa yang saya lakukan adalah hal kecil 
tidak terasa oleh waktu 
sudah sekitar 6 bulanan saya menekuni- memikirkan- dan membuat
blog ini menjadi serius
dan hasilnya tanggal 1 Februari kemarin saya telah 
menghasilkan 1000 title dalam 100 tema (folder) yang sudah saya sesuaikan 
kaget...
kalau dipaksa agak sulit untuk menghasilkan sesuatu
tapi kalau setia ternyata bisa juga...
lelah...kadang harus mau duduk diam memikirkan topik apa yang harus saya tulis dan pikirkan
ternyata jadi juga ....
benar apa kata pepatah
alon-alon asal kelaton
sedikit-sedikit menjadi bukit...

Jumat, 25 November 2011

Berbeda, karena tanggung jawab

Haiti dan Republik Dominika merupakan dua negara bertetangga di sebuah pulau tropis. Meski bersebelahan, keadaan alamnya sangatlah bertolak belakang. Di Republik Dominika, hamparan hutan hijau menjanjikan alam eksotik yang menarik banyak turis dari seluruh penjuru dunia. Pemerintah Republik Dominika pun memperoleh banyak devisa sehingga kesejahteraan rakyatnya terjamin. Namun, tidak demikian dengan negara Haiti.
 
Maraknya penebangan hutan secara liar selama bertahun-tahun telah menggersangkan alam Haiti. Hutan-hutan gundul, bencana alam selalu terjadi, dan kemiskinan merajalela. Tuhan memberkati kita, anak-anak-Nya, dengan berlimpah. Segala segi kehidupan kita tak luput dari curahan berkat-berkat-Nya. Dengan kata lain, Tuhan tidak menginginkan kita hidup berkekurangan. “Baiklah saudara yang berada dalam keadaan yang rendah bermegah karena kedudukannya yang tinggi, dan orang kaya karena kedudukannya yang rendah sebab ia akan lenyap seperti bunga rumput.” (Yakobus 1:9-10). Tuhan tidak melarang kita memakai berkat-Nya bagi kebutuhan hidup, sebab salah satu tujuan-Nya memberkati adalah untuk memelihara kita. Namun, sebagai umat-Nya, Ia mau agar kita dapat mengelola berkat-Nya dengan benar.

FOKUS KEPADA KUALITAS HIDUP YANG MULIA

Meskipun kita yang berjerih lelah menjalankan tugas sebagai seorang pengusaha atau seorang pekerja, namun orang Kristen dipanggil Tuhan untuk menjalankan kualitas hidup yang lebih mulia, yakni menjadi “bendahara Tuhan yang baik.” Karena itu, dalam hidup ini, kita tidak berhak hanya memperhatikan kebutuhan diri sendiri, tetapi kebutuhan orang lain juga, terutama saudara seiman. Yakobus mengingatkan, bahwa kehidupan yang mulia tidak diukur dari seberapa banyak materi yang dimilikinya, tetapi seberapa benar ia mengelola berkat yang Tuhan telah berikan kepadanya. Jika seorang Kristen hidup menurut kenikmatan dunia; bahkan ia berbuat curang terhadap saudaranya sendiri dengan menindas dan merampas hak mereka, maka dalam pandangan Tuhan, ia memiliki kualitas hidup yang rendah (ay. 9-10). Mengapa disebut demikian? Karena ia tidak menghargai panggilannya sebagai bendahara Tuhan.

BERSIKAP DEWASA DALAM MENGELOLA BERKAT

Kematangan rohani lebih berkaitan dengan integritas karakter kita dalam menjalani kehidupan sesuai kehendak Tuhan, sedangkan kemapanan hidup lebih berkaitan dengan hal materi untuk mencukupi kebutuhan hidup dan memberkati sesama. Kematangan rohani cenderung berkaitan dengan berkat secara rohani, sedangkan kemapanan hidup lebih berkaitan dengan berkat-berkat secara jasmani. Untuk mencapai kedewasaan rohani yang sempurna kita perlu memahami keseimbangan rohani dalam membangun kematangan rohani dan meraih kemapanan hidup. Kita membutuhkan nilai-nilai integritas secara alkitabiah untuk jadi pedoman dalam meraih dan mengelola segala berkat yang diberikan Tuhan. Kematangan karakter kita secara rohani akan memberikan motivasi yang murni dan hikmat dalam meraih dan mengelola berkat Tuhan secara bijak.

MENGELOLA BERKAT MATERI DENGAN BIJAK

1. Hidup rajin dan tidak malas.
"Janganlah menyukai tidur, supaya engkau tidak jatuh miskin, bukalah matamu dan engkau akan makan sampai kenyang." (Amsal 20:13). Kemalasan adalah jalan tercepat menuju kepada kemiskinan.
2. Gunakan dengan benar.
Harta harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga sendiri sebelum digunakan untuk orang lain. "Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman" (1 Timotius 5:8).
3. Manfaatkan untuk menolong.
Setelah memenuhi kebutuhan pokok keluarga, kita harus memikirkan kebutuhan sesama. "Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si miskin." (Amsal 22:9).
4. Disiplin mengelola.
Menyimpan uang adalah kebiasaan hidup yang bijaksana untuk mengantisipasi pengeluaran tak terduga dan merupakan tanda hidup berdisiplin. Belajarlah dari semut “bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas" (Amsal 30:25).
5. Hiduplah sebagai orang beriman, bukan seperti orang tak beriman.
Jangan menimbun harta demi berjaga-jaga seakan-akan tidak ada Tuhan yang memelihara kita. Melalui perumpamaan orang yang kaya yang bodoh yang membangun lumbung yang lebih besar untuk menyimpan gandum, Tuhan Yesus mengingatkan, "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu" (Lukas 12:15).

Selasa, 15 November 2011

Meraih Mimpi

Memiliki impian yang tinggi tidaklah salah,bahhkan sekarang banyak orang yang ikut seminar dan pelatihan untuk dapat memperluas hoorizon kehidupannya. Memiliki impian yang lebih tinggi sering kali disebut juga sebagai visi kehidupan.

Memang betul tanpa memiliki visi atau impian dalam hidup, kita sulit bergerak maju menuju puncak. Akan tetapi, masalahnya sekarang bukan pada impian tersebut, melainkan pada tindakan dan hal yang kita kerjakan. Impian yang tinggi tanpa dibarengi kerja keras hanya akan membawa kita ke jurang kehancuran.

Sudah terbukti bahwa penjara dipenuhi oleh orang-orang yang punya mimpi tinggi, tetapi tidak bersedia kerja keras. Demikian juga rumah sakit jiwa penuh dengan para pemimpi yang tidak pernah bergerak melakukan apa pun. Banyak orang mempunyai impian menjadi pengusaha sukses. Namun, mereka tidak pernah memulai
menjadi pengusaha dengan alasan belum ada modal. Mereka terus menunggu modal yang cukup banyak untuk memulai. Mereka menunggu memulai dengan sesuatu yang besar, tetapi mereka tidak berpikir untuk memulai dengan sesuatu yang mereka miliki. Sebagian besar dari mereka sebenarnya tidak pernah memulai. Ketika usia muulai senja, mereka mulai menguburkan impian mereka.

If you think ... think BIG, but when you act ... act small, and if you want to start … start NOW. Berpikirlah besar, tetapi bertindaklah mulai dari yang kecil dulu dan mulailah sekarang, jangan tunggu besok. Hal yang bisa kita lakukan, lakukanlah.

Kamis, 13 Oktober 2011

Pengaruh....


ketika saya mendapatkan gambar ini, ada sebuah pemikiran 
yang muncul dalam pemikiran saya 
mengapa ini bisa terjadi
intinya adalah sebuah pengaruh 
mengapa begitu banyak orang sedih ketika steve meninggal
karena dia telah memberikan pengaruh yang besar
semisalnya anak-anak yang ada di negara terasing yang penuh dengan terindas
hidup dengan terlepas dari masa tekanan 
maka dunia pun bisa berkata aku kehilangan 
kunci yang paling besar dalam dunia adalah 
apakah hidup anda sudah menjadi pengaruh buat hidupmu
steve pun juga pernah mengalami masa yang kelam
hanya saja caranya yang beda

Jumat, 07 Oktober 2011

Good Men Not Good Method



Man always looking for a good method, but God always looking for a good man. E.M. Bounds).

Orang selalu berusaha mencari cara atau metode yang lebih baik untuk bisa berhasil dalam hidup. Itu sebabnya banyak orang senang belajar dan ikut seminar tentang cara sukses dan menang dalam hidup ini. Bahkan, buku-buku tentang hal tersebut sangat laris di pasaran. Banyak orang mengira bahwa metode tentang sukses bisa membuat dirinya sukses. Atau metode tentang mencapai hidup berkemenangan otomatis membuat hidupnya berkemenangan. Metode atau cara tidak pernah membuat orang menjadi manusia bermakna dalam hidup. Menjadi manusia bermakna adalah perpaduan antara kerja keras dan berkat Tuhan. Tuhan tidak pernah memberkati cara, tetapi ia memberkati orang. Hal yang jauh lebih penting dibanding dengan mempelajari cara-cara untuk sukses adalah belajarlah untuk hidup benar agar berkenan pada Tuhan. Jika Tuhan tidak berkenan, tidak pernah ada sukses sejati.

Pada kenyataannya, Tuhan selalu mencari orang yang baik untuk diberkati menjadi sukses dan menang dalam hidup. Saat ini, Tuhan sedang mencari orang-orang benar untuk diberikan kuasa oleh-Nya. Jika melihat orang yang hidup benar, kita akan melihat kesuksesan yang luar biasa dalam diri mereka. Bukan hanya sukses karena mendapatkan kekayaan dan ketenaran, melainkan juga sukses menghadapi setiap cobaan. Metode-metode yang ada tidak menjamin kesuksesan seseorang.Ketika pemimpin berganti, banyak orang yang terseret jatuh. Ketidakjujuran dalam mendapatkan kesuksesan justru menjerat dan membuat hidup mereka tidak tenang. Metode yang paling benar adaalah jadilah good man, manusia yang berkenan di hadapan-Nya.

Minggu, 25 September 2011

Refleksi pemboman di Solo

saya berduka dengan kejadian di GBIS Solo



sumber:Vivaphoto

saya tahu ini bahwa manusia hidup selalu ada konflik
tapi apakah dengan melakukan tindakan yang merugikan 
seperti pemboman
akan menyelesaikan masalah yang ada ?
 
apakah tidak melakukan diskusi bersama akan menunjukan kita 
lebih beradap
 
tidak seperti masa-masa dahulu 
pada masa penjajahan (masa saat kita tinggal di hutan)
atau 
mungkin kita harus seperti  hewan
yang makan memakan

Kamis, 22 September 2011

Perubahan

Dua hari ini Facebook mengalami perubahan
khususnya secara bentuk, 

beberapa orang yang saya jumpai bertanya tentang perubahan ini
saya berkata : Iya emang berubah
teman saya menjawab : waduh harus belajar lagi nie

perubahan yang terjadi di facebook tidak mengalami begitu banyak perubahan
perubahan itu telah menggangu beberapa orang
karena harus mencari dan beradaptasi dengan yang ada 

disisi perubahan,
facebook
tentu ingin memajakan dari pengguna

pelajaran yang bisa saya ambil

1. kalau selevel Facebook yang memiliki penghasilan yang cukup besar mengalami perubahan
masakah kita yang kecil tidak berubah ?

2. Perubahan selalu tidak mengenakan
tapi perubahan akan mendapatkan kenikmatan 
(hanya masalah waktu yang membahas)

3. Perubahan dibutuhkan untuk menandakan kita hidup dan eksis

Rabu, 21 September 2011

Mempengaruhi atau dipengaruhi

Dalam hidup ini hanya ada dua pilihan:mempengaruhi atau dipengaruhi. Hidup orang yang bermakna seharusnya mempengaruhi lingkungan, bukannya dipengaruhi. Sayangnya, banyak orang yang bukan mempengaruhi lingkungan malah justru dipengaruhi oleh lingkungan. Itulah sebabnya kita perlu bersikap hati-hati terhadap pengaruh lingkungan di mana kita hidup.

Kita hidup pada zaman di mana pengaruh lingkungan sekitar sangat besar karena adanya media dan teknologi. Itu sebabnya kita harus berhati-hati terhadap pengaruh buruk sekitar. Kita tidak hanya bertahan supaya tidak terpengaruh, kita bahkan harus hidup dengan membawa pengaruh terhadap lingkungan sekitar. Hal-hal  yang kita anggap penting kita berikan kepada lingkungan supaya lingkungan juga berubah.

Sebagian besar orang akan mengikuti sesuatu yang sedang tren. Jika dua orang mendadak berlari ke suatu tempat, dengan sendirinya orang lain ikut berlari walaupun tidak mengerti peristiwa yang terjadi. Janganlah kita menjadi orang yang ikut-ikutan tanpa mengetahui hal yang baik dan benar. Justru kita yang harus memengaruhi lingkungan supaya menjadi baik dan benar. Memang bukan hal yang mudah, seakan-akan kita harus berenang menentang arus. Namun, kalau membiarkan arus membawa diri kita, kita sedang menuju tempat yang tidak kita ketahui. Ujung-ujungnya, kita akan ke tempat di mana kita tidak akan bisa hidup. Kita tidak dapat memengaruhi lingkungan kita jika cara hidup kita tidak berbeda. Kita hanya dapat memengaruhi lingkungan kita jika kita hidup dengan nilai yang lebih di dalam seperti kejujuran, ketulusan, kesetiaan, keberanian, dan kekudusan.

Kamis, 09 Juni 2011

9 Juni 2011

Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. (Roma 6:23)

Hidup kekal adalah pemberian cuma-cuma. Itu merupakan pemberian, bukan sesuatu yang kita usahakan sendiri maupun sesuatu yang perlu kita bayar kembali. Bayangkan kebodohan dari orang yang telah menerima suatu hadiah yang diberikan berdasarkan kasih, dan kemudian menawarkan diri untuk membayar hadiah itu. Suatu hadiah tidak dapat dibeli oleh si penerima. Suatu respon yang lebih sesuai terhadap tawaran hadiah seseorang yang kita kasihi adalah sikap menerima yang penuh ucapan syukur atas hadiah tersebut. Ia telah menyelamatkan kita karena anugerahNya, bukan karena hal baik apapun juga yang telah kita lakukan 

Rabu, 08 Juni 2011

8 june

Takutlah akan TUHAN, hai orang-orangNya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia! (Mazmur 34:10)

Anda mengatakan bahwa Anda adalah milik Tuhan, tetapi apakah Anda takut akan Dia ? Takut akan Tuhan artinya menunjukkan penghargaan yang mendalam dan menghormatiNya. Kita menunjukkan rasa hormat kita yang sungguh-sungguh melalui sikap kita yang penuh hormat serta penyembahan kita yang murni. Ini bukanlah suatu janji yang bersifat umum dimana orang-orang Kristen akan memperoleh segala yang mereka inginkan. Namun, inilah pujian Raja Daud atas kebaikan Allah - semua orang, siapa saja yang berseru pada Allah dalam kebutuhan mereka, akan memperoleh jawabannya, kadang dengan cara-cara yang sama sekali tidak pernak kita duga sebelumnya. 

Minggu, 05 Juni 2011

Renungan : 05 Juni 2011

Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya. Kemana aku dapat pergi menjauhi rohMu, kemana aku dapat lari dari hadapanMu?(Mazmur 139:6,7)

Allah Mahahadir - Ia ada dimana-mana. Oleh karena hal itu adalah kenyataan, Anda tidak akan pernah hilang dari hadirat RohNya. Ini adalah kabar baik bagi mereka yang mengenal dan mengasihi Allah, karena tak peduli apapun yang kita lakukan atau kemanapun kita pergi, kita tidak akan pernah dapat berada jauh dari hadirat Allah yang sangat memberi kita rasa nyaman.

Sabtu, 04 Juni 2011

4 juni 2011

Tetapi semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya (Yohanes 1:12)

Semua orang yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan atas hidup mereka artinya dilahirkan kembali secara rohani ; menerima hidup baru dari Allah. Melalui iman kepada Kristus, kelahiran baru tersebut akan mengubah diri kita dari dalam keluar - menata kembali sikap, keinginan dan motif kita. Dilahirkan kembali oleh Allah akan menjadikan Anda hidup secara rohani dan menempatkan Anda dalam keluarga Allah.

 

Jumat, 03 Juni 2011

3 Juni 2011

Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan (Efesus 2:21) Gedung gereja kadang disebut rumah Allah. Pada kenyataannya, perlengkapan rumah Allah bukanlah sebuah bangunan, melainkan sekelompok orang-orang. Ia tinggal di dalam kita, dan menampilkan diriNya pada dunia yang melihatnya melalui diri kita. Orang-orang dapat melihat bahwa Allah adalah kasih dan bahwa Kristus adalah Tuhan pada saat kita hidup dalam harmoni satu dengan yang lain dan sesuai dengan apa yang Allah katakan di dalam firmanNya. Kita adalah warga kerajaan Allah, serta bagian dari perlengakapn rumahNya.

Rabu, 01 Juni 2011

Renungan Harian 1 Juni 2011

Sejak waktu itulah Yesus memberitakan : “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” (Matius 4:17)Yesus memulai masa pelayananNya dengan kata-kata yang tepat sama seperti yang orang-orang dengar dari Yohanes Pembaptis : “Bertobatlah”. Pesan itu masih tetap sama pada masa sekarang ini, seperti pada waktu Yesus dan Yohanes berikan dulu. Menjadi seorang pengikut Kristus berarti berpaling dari sikap memusatkan diri sendiri dan penguasaan si “aku”, dan kemudian menyerahkan hidup kita sepenuhnya pada bimbingan dan penguasaan Kristus..
 

Selasa, 31 Mei 2011

Renungan 31 April 2011

Sekarang, diperdamaikanNya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematianNya , untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercacat di hadapanNya.(Kolose 1:22) Cara agar dapat terbebas dari dosa adalah dengan percaya pada Yesus Kristus untuk membuang dosa tersebut. Kita harus tetap bersikap tegas dalam urusan kebenaran Injil, menaruh kepercayaan kita hanya dalam Yesus yang akan mengampuni dosa-dosa kita, menjadikan kita benar di hadapan Allah serta memberi kita kekuatan untuk dapat hidup menurut cara yang Ia inginkan dari kita. Bila seorang hakim dalam suatu pengadilan telah menyatakan bahwa terdakwa tidak bersalah, maka orang tersebut akan dibebaskan dari segala tuduhan. Secara hukum ia dianggap seolah-olah tidak pernah diberi tuduhan apapun. Apabila Allah mengampuni dosa-dosa kita, catatan mengenai diri kita dihapus bersih. Dalam pandanganNya seolah-olah kita tidak pernah melakukan dosa.
 

Sabtu, 28 Mei 2011

Renungan : 28 mei 2011

Besarlah ketentraman pada orang-orang yang mencintai TauratMu, tidak ada batu sandungan bagi mereka (Mazmur 119:165)

Masyarakat modern menginginkan ketentraman pikiran. Berikut ini petunjuk yang nyata dan jelas tentang bagaimana memperoleh hal itu : apabila kita mengasihi Allah dan mentaati hukum-hukumNya, kita akan memperoleh “kedamaian yang besar”. Percayalah pada Allah karena Dia satu-satunya yang sanggup berdiri di atas tekanan hidup sehari-hari, dan yang sanggup memberi kita kepastian penuh.